Masih jelas di ingatan bagaimana BlackBerry melepas layanan BBM andalannya ke iOS dan Android, dalam tempo 8 jam ditarik lagi. BlackBerry sendiri mengabarkan kalau ini akibat BBM Android Leak sehingga terjadi permasalahan sistem, sehingga hal ini memaksakan BBM ditarik kembali dari App Store.
Akan tetapi spekulasi yang terjadi di publik berbeda dengan yang di sampaikan di BlackBerry. Salah satunya terkait dengan penjualan BlackBerry yang 2 hari lalu di beli oleh perusahaan FairFax senilai USD 4.7 miliar atau setara dengan Rp 54 triliun.
Disebut-sebut kalau FairFax selaku calon pemilik baru BlackBerry tidak menyetujui rencana hadirnya BBM di platform lain, karena bisa menghilangkan keistimewaan dari BlackBerry itu sendiri.
Lalu apakah dengan hal ini BlackBerry bakal membatalkan secara total mengenai rencana ini. Bisa iya bisa tidak, tergantung dengan rencana kebijakan BlackBerry itu sendiri. Apabila rumor mengenai BBM akan menjadi suatu perusahaan yang berdiri sendiri, maka kemungkinan besar rencana ini terus berlanjut. Akan tetapi apabila tidak terjadi yang demikian, tentu saja kemungkinan BBM tidak jadi ada di platform lain.
Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>